cover1

Terengganu Bukan Cuma Indah, Kulinernya Juga Juara! Ini Deretan Hidangan yang Wajib Dicoba

Terletak di pesisir timur Semenanjung Malaysia, Terengganu merupakan destinasi yang memadukan kekayaan budaya dengan keindahan alam yang memikat. Tak hanya terkenal dengan pantai yang menawan dan warisan tradisionalnya, negara bagian ini juga menjadi surga bagi para pencinta kuliner. Beragam hidangan khas Terengganu menawarkan cita rasa autentik yang menggambarkan sejarah, budaya, serta kekayaan hasil alam daerah ini. Mulai dari Nasi Dagang yang gurih dan kaya rempah hingga aneka kuih tradisional yang manis dan lembut, setiap sajian menghadirkan pengalaman kuliner yang tak terlupakan. Berikut deretan kuliner khas Terengganu yang wajib Anda cicipi beserta rekomendasi tempat terbaik untuk menikmatinya.

Nasi Dagang
nasi dagang

Awali hari seperti masyarakat Terengganu dengan menikmati seporsi Nasi Dagang yang mengenyangkan. Hidangan tradisional ini dibuat dari perpaduan beras putih dan beras ketan yang dikukus dua kali bersama santan, sehingga menghasilkan tekstur yang lembut dengan aroma yang khas. Nasi Dagang biasanya disajikan bersama gulai ikan yang kaya rempah, dilengkapi acar mentimun dan wortel yang memberikan sentuhan rasa segar.

Salah satu tempat paling populer untuk menikmati hidangan ini adalah Mok Ngoh Nasi Dagang di Kuala Terengganu. Selain itu, Anda juga dapat mencicipinya di Nasi Dagang Atas Tol, Nasi Dagang Alias, Nasi Dagang 30 Tahun, Mak Ngah Nasi Dagang, maupun Nasi Dagang Kak Pah di Bukit Besar. Masing-masing tempat menawarkan cita rasa khas yang membuat Nasi Dagang menjadi salah satu kuliner favorit di Terengganu.

Laksa Terengganu
laksa terengganu

Hampir setiap negara bagian di Malaysia memiliki versi laksa masing-masing, begitu pula Terengganu. Di daerah ini, Laksa Terengganu hadir dalam dua variasi utama. Yang pertama adalah Laksa Terengganu Kuah Merah, yang menggunakan kuah berwarna merah dari campuran kelapa parut, santan, dan bumbu pilihan. Sementara itu, Laksa Terengganu Kuah Putih disajikan dengan kuah santan yang kental dan lembut, dipadukan dengan ikan yang telah dihaluskan.

Keunikan Laksa Terengganu juga terletak pada mi beras khasnya yang dibuat secara lokal. Bentuknya sedikit lebih tebal dibandingkan spageti dengan tekstur yang lebih padat. Hidangan ini dapat dinikmati di Mok Ngoh Nasi Dagang di Kuala Terengganu atau di Laksang Tanjung, Jalan Sultan Zainal Abidin, yang juga terkenal sebagai salah satu tempat terbaik untuk mencicipi Laksa Terengganu.

Laksam
laksam

Sekilas, Laksam memang tampak mirip dengan Laksa Terengganu. Namun, hidangan ini mudah dikenali dari bentuk mi yang lebih tebal, pipih, kemudian digulung dan dipotong menjadi ukuran kecil sebelum disajikan.

Mi tersebut disiram dengan kuah putih yang kental dan lembut, dibuat dari santan serta ikan rebus yang telah dihaluskan sehingga menghasilkan cita rasa gurih yang khas. Laksam menjadi salah satu menu sarapan favorit masyarakat Terengganu. Jika ingin mencicipinya, Anda dapat berkunjung ke Kak Midah Laksa & Laksam Terengganu di Kuala Terengganu atau menikmati sajian serupa di Food Court Abang Long Station 88.

Keropok Lekor
kerepok lekor

Keropok Lekor merupakan camilan khas Terengganu yang sangat populer dan menjadi salah satu ikon kuliner pesisir negara bagian ini. Hidangan ini dibuat dari campuran daging ikan giling, seperti ikan tamban, ikan kerisi, ikan selayang, maupun jenis ikan lainnya, yang dipadukan dengan tepung sagu dan sedikit garam. Adonan kemudian dibentuk memanjang, direbus hingga matang, lalu digoreng sampai berwarna keemasan.

Hasilnya adalah camilan bertekstur kenyal dengan cita rasa gurih yang biasanya disantap bersama saus cabai pedas sebagai pelengkap. Salah satu tempat terbaik untuk menikmatinya adalah Keropok Lekor Mak Adek di Kuala Nerus. Selain itu, Anda juga dapat mengunjungi Keropok Lekor 008 di Kelulut, Keropok Mengabang Tapah di Bandar Permaisuri, Keropok Lekor Adik Beradik, Keropok Lekor Bukit Tok Beng, Keropok Lekor Rusila di Marang, Keropok Lekor Tokku di Kuala Terengganu, maupun Makming Keropok Lekor, yang masing-masing memiliki cita rasa khas.

Ketupat Sotong
ketupat sotong

Ketupat Sotong merupakan salah satu kuliner paling unik yang hanya dapat ditemukan di Terengganu. Hidangan ini terdiri dari cumi-cumi yang diisi beras ketan, kemudian dikukus dan disajikan bersama kuah santan yang gurih.

Perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit aroma laut menciptakan sensasi yang berbeda di setiap suapan. Ketupat Sotong umumnya dinikmati sebagai hidangan minum petang dan paling mudah ditemukan saat musim cumi-cumi, yaitu setelah musim monsun sekitar bulan April hingga Juni. Salah satu tempat yang direkomendasikan untuk menikmatinya adalah Restoran Lempeng di Marang. Alternatif lainnya adalah Kedai Makan Ustaz dan Meknoor Nasik Dagang, yang juga berada di kawasan Marang.

Tekstur cumi yang lembut berpadu dengan ketan yang pulen menciptakan kombinasi rasa yang unik dan berbeda dari hidangan laut pada umumnya. Kuah santan yang kaya rasa juga meresap ke dalam ketan, menghasilkan cita rasa gurih dengan sentuhan manis yang menjadi ciri khas hidangan tradisional Terengganu.

Meski tampil sederhana, Ketupat Sotong telah menjadi salah satu ikon kuliner Terengganu yang selalu diburu wisatawan. Hidangan ini tidak hanya menawarkan kelezatan, tetapi juga mencerminkan kreativitas masyarakat setempat dalam mengolah hasil laut menjadi sajian tradisional yang tetap lestari hingga kini.

Sata
sata

Sata merupakan hidangan tradisional khas Terengganu yang sering disamakan dengan pâté ikan. Hidangan ini dibuat dari daging ikan yang dicincang halus, dicampur cabai dan aneka rempah aromatik, kemudian dibungkus menggunakan daun pisang berbentuk limas sebelum ditusuk dan dipanggang di atas bara api.

Proses pemanggangan memberikan aroma asap yang khas sekaligus memperkaya cita rasanya. Sata dapat dinikmati sebagai camilan maupun sebagai lauk pendamping nasi. Salah satu tempat terbaik untuk mencicipinya adalah sebuah gerai di Kampung Ladang Tok Pelam, yang lokasinya tidak jauh dari pantai. Anda juga dapat mengunjungi Sata Kak Zah di Batu Rakit, Terengganu, yang tak kalah terkenal dengan kelezatan hidangannya.

Tekstur Sata yang lembut dengan perpaduan rasa gurih ikan dan rempah-rempah menjadikannya camilan yang digemari oleh masyarakat lokal maupun wisatawan. Aroma daun pisang yang terbakar saat proses pemanggangan turut memberikan sentuhan rasa khas yang membuat hidangan ini semakin nikmat disantap selagi hangat.

Sebagai salah satu kuliner warisan Terengganu, Sata hingga kini masih dibuat menggunakan cara tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Keunikan bentuk, cita rasa, serta proses pembuatannya menjadikan hidangan ini sebagai salah satu sajian yang wajib dicicipi saat menjelajahi kekayaan kuliner pesisir timur Malaysia.

Pulut Lepa
pulut lepa

Pulut Lepa merupakan salah satu hidangan panggang khas Terengganu yang sangat digemari masyarakat setempat. Camilan gurih ini dibuat dari campuran ikan yang telah dihaluskan dan kelapa parut, kemudian dibungkus dengan beras ketan hingga membentuk perpaduan rasa gurih dan sedikit manis yang khas.

Adonan tersebut dibentuk menyerupai sosis, lalu dibungkus rapi menggunakan daun pisang sebelum dipanggang di atas bara arang. Proses pemanggangan menghasilkan aroma harum yang menjadi ciri khas Pulut Lepa sekaligus memperkaya cita rasanya.

Jika berkunjung ke Kampung Ladang Tok Pelam, Anda dapat menikmati Pulut Lepa di gerai yang sama dengan penjual Sata, sehingga bisa mencicipi dua kuliner khas Terengganu sekaligus. Pilihan lainnya adalah Pulut Lepa di Kg Ladang, Pulut Lepe di Jalan Pejabat Kuala Terengganu, atau Kedai Kopi Kuala di Dungun yang juga terkenal menyajikan hidangan ini.

Lompat Tikam
lompa tikam

Lompat Tikam merupakan hidangan penutup tradisional Terengganu yang tampil menarik berkat dua lapisan warnanya yang kontras. Meski namanya secara harfiah berarti “lompat tikam”, hidangan ini justru dikenal karena cita rasanya yang manis dan menyegarkan.

Bagian bawahnya dibuat dari campuran tepung beras dan santan yang diberi aroma serta warna hijau alami dari daun pandan. Sementara itu, lapisan atasnya berwarna putih dengan tekstur yang lembut. Hidangan ini kemudian disajikan bersama siraman gula Melaka yang memberikan rasa manis khas.

Untuk menikmati Lompat Tikam, Anda dapat mengunjungi Kedai Makan Wan Sabil atau berburu berbagai kuih tradisional di Bazaar Kuih Tradisional Gong Kapas, yang menjadi salah satu destinasi kuliner populer di Terengganu.

Mas Sejemput
mas sejumput

Mas Sejemput merupakan kudapan tradisional yang memiliki bentuk unik menyerupai kubah kecil dengan tiga sudut, sehingga mudah menarik perhatian siapa saja yang melihatnya. Selain tampilannya yang menarik, camilan ini juga terkenal dengan teksturnya yang lembut dan rasa manis yang lezat.

Nama Mas Sejemput berasal dari teknik pembuatannya. Adonan kuning telur dituangkan tipis di atas wajan datar, kemudian setelah matang, bagian sisinya dijepit menggunakan kelima jari tangan hingga membentuk tampilannya yang khas. Teknik menjepit inilah yang dikenal dengan istilah sejemput.

Mas Sejemput biasanya disajikan sebagai camilan saat berkumpul bersama keluarga maupun pada berbagai acara tradisional. Proses pembuatannya yang membutuhkan ketelitian serta bentuknya yang khas menjadikan kudapan ini sebagai salah satu warisan kuliner Terengganu yang masih terus dipertahankan hingga sekarang.

Jika ingin mencicipinya, Anda dapat mengunjungi Pasar Batu 6 di Kuala Terengganu. Sementara itu, Kampung Budaya Terengganu juga menjadi destinasi menarik karena selain Mas Sejemput, Anda dapat menemukan hidangan tradisional lain seperti Lompat Tikam.

Jala Mas
jala mas

Sesuai namanya, Jala Mas berarti “jala emas”. Hidangan penutup tradisional ini dibuat dari campuran kuning telur bebek dan gula yang diolah menjadi untaian tipis menyerupai jaring berwarna keemasan.

Untuk membuatnya, adonan disaring melalui saringan berlubang halus ke dalam sirup panas hingga membentuk serat-serat halus yang kemudian mengeras. Hasil akhirnya memiliki tekstur lembut, manis, dan tampilan yang sangat cantik.

Keindahan bentuknya membuat Jala Mas tidak hanya dinikmati sebagai hidangan penutup, tetapi juga sering disajikan pada berbagai acara adat, perayaan, maupun jamuan istimewa. Tampilannya yang elegan menjadikannya salah satu kuih tradisional yang memiliki nilai estetika tinggi dalam budaya kuliner Terengganu.

Meski proses pembuatannya memerlukan keterampilan dan ketelitian, cita rasa Jala Mas tetap sederhana namun memikat. Perpaduan rasa manis yang pas dengan teksturnya yang lembut membuat hidangan ini cocok disantap bersama secangkir teh atau kopi sebagai teman bersantai di sore hari.

Jala Mas dapat dinikmati di Kampung Budaya Terengganu maupun di Pasar Batu 6 Kuala Terengganu yang terkenal sebagai pusat aneka kuliner tradisional.

Bekang
bekang

Bekang merupakan salah satu kudapan tradisional Terengganu yang dapat dinikmati dalam versi manis maupun gurih. Kue ini dibuat dari tepung beras dan telur, kemudian dimasak menggunakan cetakan khusus hingga menghasilkan bentuk yang mengembang dan tekstur yang lembut.

Bekang dapat disajikan bersama kuah putih gurih yang dibuat dari santan, tepung beras, jahe, dan bawang merah. Bagi pencinta rasa manis, tersedia pula kuah gula merah yang terbuat dari gula aren dan tepung beras.

Beberapa Bekang juga dibungkus menggunakan daun pisang berbentuk limas sehingga tampil lebih menarik sekaligus memberikan aroma yang khas. Anda dapat menemukannya di Bekang Tradisional Hujung Tanjung (Pok Weil), Pasar Besar Chukai, maupun Pasar Batu 6 di Kuala Terengganu.

Qasidah
qassidah

Qasidah merupakan kue tradisional khas Terengganu yang dibuat dari campuran tepung terigu, santan, telur, gula, serta daun pandan yang memberikan aroma harum sekaligus warna alami.

Adonan dimasak perlahan di dalam panci kuningan hingga mengental dan berubah menjadi adonan padat. Setelah dingin, adonan dicetak menggunakan cetakan berbentuk bunga sehingga menghasilkan tampilan yang cantik.

Sebagai sentuhan akhir, bagian atasnya diberi taburan bawang merah goreng karamel yang memberikan perpaduan rasa manis dan gurih yang khas.

Akok
akok

Akok merupakan kue tradisional yang memiliki tekstur padat dan rasa manis. Hidangan ini dibuat dari campuran telur, santan kental, tepung, dan gula aren, kemudian dipanggang dalam cetakan kecil hingga menghasilkan warna cokelat keemasan dengan permukaan yang berkerut.

Sekilas tampilannya memang mirip Bekang, namun cita rasanya lebih menyerupai perpaduan antara kuih bakar dan egg tart.

Anda dapat mencicipi Akok khas Kampung Rhu Rendang di Marang ataupun mengunjungi Akok Dan Bahulu Warisan Kak Siti, Kuih Bakor Asap Kelong di Kg Padang Tengir, Manir, Akok Tembaga di Ladang Tok Pelam, Akok Rare di Bukit Guntong, maupun Pasar Batu 6 di Kuala Terengganu.

Tart Nangka
tart nangka

Tart Nangka merupakan salah satu varian tart tradisional yang masih satu keluarga dengan tart nanas. Kue ini memiliki kulit yang lembut menyerupai roti dengan isian selai nangka yang dibuat dari buah nangka yang dimasak bersama gula, tepung, dan mentega.

Perpaduan tersebut menghasilkan cita rasa manis dengan aroma buah tropis yang harum serta tekstur yang sedikit kenyal.

Keunikan Tart Nangka terletak pada penggunaan buah nangka sebagai bahan utama isiannya. Aroma khas nangka yang berpadu dengan kulit tart yang lembut menciptakan sensasi rasa yang berbeda dibandingkan tart pada umumnya, sehingga menjadi pilihan menarik bagi pencinta kudapan tradisional.

Selain nikmat disantap sebagai teman minum teh atau kopi, Tart Nangka juga menjadi salah satu oleh-oleh favorit dari Terengganu. Kemasannya yang praktis membuat kudapan ini mudah dibawa bepergian sekaligus menjadi buah tangan yang memperkenalkan cita rasa khas daerah kepada keluarga maupun sahabat.

Jika ingin mencicipi ataupun membawanya sebagai oleh-oleh, Jelira Rasa Kita Tart Nangka Tradisional di Kuala Terengganu menjadi salah satu tempat yang sangat direkomendasikan.

Akok Berlauk
akok berlauk

Meski memiliki nama yang mirip, Akok Berlauk sangat berbeda dengan Akok manis. Hidangan ini merupakan kue gurih yang diisi daging sapi suwir yang telah ditumis bersama bawang bombai dan bawang merah.

Tambahan isian daging memberikan perpaduan rasa gurih, manis, dan rempah yang khas. Akok Berlauk umumnya disajikan pada acara-acara khusus oleh masyarakat Terengganu.

Tekstur kuenya yang lembut berpadu dengan isian daging yang kaya bumbu menciptakan cita rasa yang unik dan mengenyangkan. Berbeda dengan kebanyakan kuih tradisional yang identik dengan rasa manis, Akok Berlauk menawarkan sensasi gurih yang membuatnya cocok dinikmati sebagai camilan maupun hidangan ringan.

Hingga kini, Akok Berlauk masih menjadi salah satu kuliner tradisional yang terus dilestarikan oleh masyarakat Terengganu. Keunikan perpaduan adonan kue dengan isian berbumbu menjadikan hidangan ini memiliki karakter tersendiri dan layak dicicipi bagi siapa saja yang ingin mengenal kekayaan kuliner khas daerah tersebut.

Anda dapat menikmatinya di Kedai Az Zahrah maupun Gerai Kuih Gong Kapas di Kuala Terengganu.

Celup Tepung
celup tepung

Sebagai daerah pesisir, Terengganu terkenal dengan aneka hidangan laut segarnya. Salah satu yang paling populer adalah Celup Tepung, yaitu seafood yang dilapisi adonan tepung berbumbu lalu digoreng hingga renyah dan berwarna keemasan.

Ikan biasanya digoreng utuh menjadi Ikan Celup Tepung, sedangkan Sotong Celup Tepung menggunakan potongan cumi berukuran kecil. Hidangan ini semakin nikmat disantap bersama saus cabai khas yang pedas dan segar.

Beberapa tempat yang terkenal menyajikan Celup Tepung antara lain Warung Pok Nong, Warung Adik Beradik, Celup Tepung Wafiy, Firdausy, dan Celup Tepung Nizam, dengan Warung Pok Nong menjadi salah satu yang paling direkomendasikan.

Pulut Nyior
pulut nyior

Pulut Nyior merupakan menu sarapan tradisional yang cukup unik di Terengganu. Hidangan ini dibuat dari beras ketan yang dimasak menggunakan air kelapa dan sedikit garam sehingga menghasilkan cita rasa gurih yang khas.

Setelah dingin, ketan dibentuk menjadi bulatan besar, kemudian diberi taburan kelapa parut segar dan beras sangrai.

Pulut Nyior biasanya dinikmati bersama ikan bakar atau ikan asin. Anda dapat mencicipinya di Kedai Pulut Ikan Bakar Takir yang berada dekat Pantai Takir maupun di Pasar Batu 6, Kuala Terengganu.

Kayu Keramat
kayu keramat

Jika Spanyol memiliki churros, Terengganu memiliki Kayu Keramat. Kudapan ini berupa adonan roti yang digoreng hingga renyah di luar namun tetap lembut di bagian dalam.

Kayu Keramat dapat dinikmati dengan berbagai cara, mulai dari dicelupkan ke kopi, disantap bersama kari, hingga dibelah lalu dioles mentega sebagai alternatif roti panggang.

Kayu Keramat dikenal sebagai salah satu menu sarapan favorit masyarakat Terengganu karena sederhana, mengenyangkan, dan mudah dipadukan dengan berbagai hidangan pendamping. Teksturnya yang renyah di luar namun tetap empuk di bagian dalam membuat camilan ini cocok dinikmati kapan saja, baik pada pagi maupun sore hari.

Meski tampil sederhana, Kayu Keramat memiliki daya tarik tersendiri berkat cita rasanya yang fleksibel. Kudapan ini dapat disajikan dalam versi gurih maupun sedikit manis sesuai selera, sehingga tetap menjadi pilihan yang digemari oleh berbagai kalangan, mulai dari masyarakat lokal hingga wisatawan yang ingin merasakan kuliner tradisional Terengganu.

Beberapa tempat yang terkenal menyajikannya adalah Kayu Keramat Kak Yah, Kayu Kamat Tarik Ru Rendang, dan Roti Binjai Legend di Lot 7012 Kampung Buluh.

Dodol Palas
dodol palas

Berbeda dengan dodol yang biasa dijadikan oleh-oleh, Dodol Palas merupakan kudapan tradisional Terengganu yang kini mulai sulit ditemukan.

Dodol ini dibuat dari gula aren dengan tekstur kenyal menyerupai karamel, kemudian dibungkus menggunakan daun palas yang telah diasapi sehingga memberikan aroma khas yang memperkaya cita rasanya.

Proses pembuatan Dodol Palas membutuhkan waktu yang cukup lama karena adonan harus terus diaduk hingga mencapai tekstur yang padat, lembut, dan elastis. Ketelatenan dalam proses memasak inilah yang membuat setiap bungkus Dodol Palas memiliki kualitas rasa yang khas dan autentik.

Selain menjadi camilan tradisional, Dodol Palas juga sering dijadikan buah tangan bagi wisatawan yang ingin membawa pulang cita rasa khas Terengganu. Perpaduan rasa manis yang pas dengan aroma daun palas yang harum memberikan pengalaman menikmati dodol yang berbeda dibandingkan varian dodol lainnya.

Anda dapat menemukannya di zupoqqu Dodol Daun Palas & Manisan maupun Pasar Payang.

Nisan Nyor
nisan nyor

Nisan Nyor atau Nisan Kerek merupakan salah satu manisan tradisional khas Terengganu yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Hidangan ini dibuat dari campuran sekitar 70 persen nira dan 30 persen gula yang dimasak sambil terus diaduk menggunakan kayu bakar hingga mengental.

Karena cukup sulit ditemukan di luar Terengganu, jangan lewatkan kesempatan mencicipinya di Pasar Payang atau Gerai Kuih Gong Kapas sebelum meninggalkan Terengganu.

Tonyoh Ubi Kayu
tonyoh ubi kayu

Tonyoh Ubi Kayu merupakan camilan tradisional yang populer di kalangan masyarakat Terengganu, terutama saat musim hujan.

Hidangan ini dibuat dari singkong kuning kukus yang diparut, kemudian diberi taburan kelapa parut sehingga menghasilkan tekstur lembut, kenyal, dan sedikit manis.

Anda dapat mencicipinya di kawasan Hadapan Mardi Manir maupun Kedai Makan Anjung Selera di Besut.

Rojak Kateh
rojak kateh

Rojak Kateh merupakan salah satu kuliner khas Terengganu yang memiliki tekstur kenyal dengan perpaduan rasa asam dan pedas.

Hidangan ini menggunakan daging kaki sapi beserta uratnya yang direbus selama berjam-jam bersama cuka dan rempah hingga menghasilkan tekstur yang empuk dan kaya rasa.

Karena proses pembuatannya cukup panjang, Rojak Kateh menjadi salah satu sajian yang banyak diburu masyarakat lokal. Anda dapat menikmatinya di Rojak Kateh Madu Dapur Arang di Kuala Berang maupun di Gerai Kuih Gong Kapas dan Pasar Batu 6 di Kuala Terengganu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *