Terletak di tengah lebatnya hutan hujan tropis Terengganu, Cagar Hutan Chemerong menjadi rumah bagi salah satu jalur trekking paling menantang di Malaysia, yaitu Chemerong–Berembun–Langsir (CBL) Trail. Jalur legendaris ini menjadi favorit para pendaki dan pencinta alam karena menawarkan petualangan yang memadukan keindahan hutan purba, air terjun yang megah, pegunungan, serta lanskap alam yang masih sangat alami.
Membentang sejauh sekitar 27 kilometer, CBL Trail dimulai dari Hutan Tropis Chemerong dan membawa para petualang menyusuri jantung alam Terengganu yang masih asri. Setelah sekitar dua jam perjalanan, pendaki akan disambut oleh panorama menakjubkan Air Terjun Chemerong, salah satu air terjun tertinggi di Malaysia dengan ketinggian sekitar 370 meter. Aliran air yang deras menghantam formasi batuan raksasa, menciptakan pemandangan spektakuler yang menjadi salah satu daya tarik utama jalur pendakian ini.

Banyak pendaki memilih menjelajahi jalur ini dalam ekspedisi tiga hari dua malam, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk menikmati keindahan alam Cagar Hutan Chemerong secara menyeluruh. Sepanjang perjalanan, para petualang akan menghadapi tanjakan yang menantang, bersantai di kawasan Jeram Lesung, berenang di kolam-kolam alami yang jernih, serta menikmati sensasi berendam di aliran sungai yang dijuluki sebagai “fish spa” alami. Jalur ini juga menjadi tempat yang tepat untuk mengamati kekayaan flora dan fauna khas hutan hujan tropis Malaysia.
CBL Trail juga menyuguhkan berbagai keajaiban alam yang menarik untuk dijelajahi, mulai dari pohon Chengal raksasa yang diperkirakan telah berusia ratusan tahun, formasi pohon berongga yang unik, sungai-sungai berair jernih, hingga titik-titik pandang yang menyajikan panorama hamparan hutan hujan yang luas. Lebih dari sekadar jalur pendakian, Chemerong–Berembun–Langsir Trail menawarkan kesempatan langka untuk menyatu dengan alam di salah satu ekosistem hutan hujan paling alami di Semenanjung Malaysia. Meski menantang, pengalaman ini menjadi perjalanan yang penuh makna sekaligus menguji ketahanan fisik, mental, dan kecintaan terhadap alam bebas.
Tingkat Kesulitan Jalur dan Persiapan

Chemerong–Berembun–Langsir (CBL) Trail merupakan jalur pendakian yang cukup menantang dan tidak disarankan bagi pendaki pemula. Jalur ini menuntut pengalaman trekking sebelumnya, kondisi fisik yang prima, serta kemampuan untuk menempuh perjalanan panjang di medan yang terjal dan tidak rata.
Para pendaki berpengalaman umumnya menyarankan agar calon peserta setidaknya telah memiliki pengalaman mendaki dengan total elevasi kumulatif sekitar 2.000 meter sebelum mencoba jalur ini. Persiapan yang matang sangat penting untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman, termasuk membawa perlengkapan pendakian yang memadai, persediaan air yang cukup, perlengkapan berkemah, serta pakaian yang sesuai dengan kondisi cuaca di kawasan hutan hujan tropis.

Waktu Terbaik untuk Berkunjung
Periode terbaik untuk menjelajahi Chemerong–Berembun–Langsir (CBL) Trail adalah antara Mei hingga Juli, saat kondisi cuaca umumnya lebih bersahabat untuk aktivitas trekking. Jalur ini biasanya ditutup selama musim monsun, yakni dari akhir Oktober hingga pertengahan Maret, karena curah hujan yang tinggi, medan yang licin, serta pertimbangan keselamatan pengunjung.
Biaya Masuk dan Izin Pendakian

Biaya masuk ke kawasan Air Terjun Chemerong adalah RM2 per orang, sedangkan biaya berkemah di area yang telah ditentukan dikenakan tarif RM5 per orang. Seluruh pendaki diwajibkan untuk didampingi oleh pemandu resmi yang terdaftar, dan layanan porter juga tersedia bagi yang membutuhkan. Untuk kegiatan berkemah, izin harus diajukan setidaknya tiga minggu sebelum keberangkatan melalui kantor Cagar Hutan Chemerong, yang beroperasi setiap hari pukul 08.00–17.00, termasuk akhir pekan dan hari libur nasional.
Cara Menuju Lokasi
Dari Kuala Lumpur, perjalanan menuju Cagar Hutan Chemerong menempuh jarak sekitar 378 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih empat jam menggunakan mobil, tergantung kondisi lalu lintas. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendakian dan pengurusan izin, pengunjung dapat menghubungi Jabatan Perhutanan Negeri Terengganu.



